Setelahbanyak ‘mengibaskan’ masalah, Dan melangkah (belajar dari kisah di atas), Suatu saat setelah terlepas dari masalah, anda akan mampu merumput di padang rumput hijau. Anda akan mampu meraih apa yang anda impikan. 3. The Elephant Rope. Ketika seorang pria berjalan melewati sekumpulan gajah, ia tiba-tiba berhenti. Tetapiyang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. (1Ptr. 4:8) Link untuk belajar lebih lanjut (klik pada judul): Ayat-Ayat Alkitab tentang pernikahan. Pernikahan beda agama menurut Kristen. Situs tentang anak muda yang dapat kamu ikuti: WarungSaTeKaMu.org Beliausangat peduli dengan persoalan adat," kata Gempitar dalam pernyataannya, Minggu (25/10/2020). Pernyataan itu disampaikan saat Gempitar dan tokoh-tokoh masyarakat menerima kunjungan Nasrul Abit. QuotesTerbaik Tokoh Terkenal Dunia. 1. Bill Gates. “It’s fine to celebrate success but it is more important to heed the lessons of failure.”. “Tidak apa-apa untuk merayakan kesuksesan tapi lebih penting untuk memperhatikan pelajaran tentang kegagalan.”. 2. Akio Morita. “ Don’t be afraid to make a mistake. But make sure you don Berikutini, 50 kata-kata motivasi tokoh terkenal dunia yang akan memberikan dorongan dan inspirasi serta semangat bagi kita untuk terus melangkah maju menghadapi rintangan demi kesuksesan di depan mata dan mimpi bisa jadi kenyataan. Lakukan yang terbaik. Simpan kata-kata Anda Jangan terlalu sombong. Percaya kepada Tuhan. 1117. Tuhan menggambarkan kesucian dan kemuliaan Israel yang telah bertobat pada masa depan. Sebagaimana Injil mengubah kehidupan orang-orang yang bertobat, baik bangsa Yahudi maupun bangsa-bangsa lain, mereka akan menjadi seperti batu hidup yang dibangun menjadi suatu rumah rohani, Serta bersinar dengan keindahan Kristus yang diam di dalam mereka. . Claudia Jessica Official Writer Setelah membahas tokoh Alkitab yang paling taat kepada Tuhan, kali ini kita akan membahas tokoh Alkitab yang tidak taat kepada Tuhan. Akibat ketidaktaatan tersebut, mereka harus menanggung hukuman yang sangat berat seperti, tidak dapat menikmati janji Tuhan, bahkan kematian. Meski demikian, tidak semua tokoh yang tidak taat kepada Tuhan adalah orang jahat. Ada juga orang benar yang pernah tidak menaati Tuhan sehingga mereka harus menerima hukuman. Berikut 6 tokoh yang tidak taat kepada Tuhan. 1. Adam dan Hawa Adam, manusia pertama yang tinggal di Taman Eden bersama isterinya Hawa. Allah memberikan segala hal yang ada di Taman Eden kepada mereka pohon yang terletak di tengah-tengan taman itu, pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat. Allah melarang mereka untuk memakannya sebab jika mereka makan, mereka akan mati. Baca juga Ketidaktaatan Yang Mendatangkan Kutuk Sayangnya, peringatan ini tidak ditaati oleh Adam dan Hawa. Hawa tergoda Iblis yang berbentuk ular. Ia melihat bahwa buah di pohon itu sangat menarik hingga ia mengambilnya untuk memakan buah itu bersama dengan suaminya, Adam. Ketidaktaatan mereka membuat mereka jatuh ke dalam dosa dan mengalami kematian rohani. Mereka merasa bersalah dan tidak berani untuk menghadapi Allah sehingga mereka harus terpisah dari Tuhan. Kematian rohani mereka diikuti dengan kematian secara jasmani. Adam dan Hawa akhirnya mati secara fisik. Namun, hukuman yang ditimpakan kepada Adam dan Hawa berdampak kepada seluruh keturunannya, yaitu semua manusia di bumi. Inilah yang disebut dosa warisan Roma 5 12-21. BACA HALAMAN SELANJUTNYA -> Sumber Halaman 12Tampilkan Semua Lori Official Writer Tersandung jatuh ditengah kesuksesan, karena tak mau mendengar nasihat atau teguran, kisah seperti ini sering kita jumpai dalam kehidupan. Kesombongan menjadi salah satu faktornya. Pada hal nasihat tentang kesombongan sering kita dengar, salah satunya contohnya cerita rakyat Maling Kundang. Alkitab juga mengingatkan dan memberikan contoh bahayanya kesombongan. Ini adalah kisah seorang pria hebat yang diurapi Tuhan sejak lahir. Ia diandalkan bangsanya, namun hidupnya berakhir dengan kehancuran. SIAPAKAH DIA? Dia adalah Simson. Simson adalah salah seorang hakim Israel dari suku Dan. Sebelum dilahirkan, Simson sudah diserahkan kepada Allah untuk menjadi nazir Allah seumur hidup. "Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin." Hakim 133-5. Alkitab menuliskan bahwa Roh Allah ada dalam Simson, dan ia diberikan kemampuan yang sangat luar biasa untuk melakukan perbuatan-perbuatan ajaib dengan kekuatan fisiknya. Kekuatan Simson mampu membunuh singa dengan tangan kosong, mengalahkan 30 orang di Askelon, memukul mati 1000 orang Filistin dengan tulang keledai, mencabut pintu-pintu gerbang kota Gaza, dan menghancurkan kuil Dagon hingga menewaskan 3000 orang Filistin. Meski memiliki kekuatan jasmani yang hebat namun Simson memiliki moralitas yang lemah. Sebagai manusia kuat, Simson justru dikendalikan oleh nafsunya. Hal ini ditunjukan saat Simson mengabaikan nasehat orangtuanya untuk mencari istri dari kalangan wanita Israel. Simson justru lebih tertarik dengan wanita-wanita yang berasal dari bangsa penyembah berhala. Alkitab setidaknya menuliskan bahwa Simson menjalin kasih dengan 3 wanita asing, yakni wanita di Timna, perempuan sundal di Gaza dan Delila. BACA HALAMAN BERIKUTNYA -> Sumber Sumber Renungan Harian Lentera JiwaKata Alkitab / 5 April 2021 Lori Official Writer Orang Kristen dikenal dengan sifatnya yang murah hati. Sifat ini harus jadi buah yang diahsilkan oleh setiap pengikut Yesus di masa ini. Tapi untuk meneladani dan menghidupi tindakan ini, kita bisa belajar banyak dari 4 tokoh Alkitab ini. Melalui kehidupan mereka kita akan terinspirasi untuk bisa memulai tindakan yang sama. 1 Janda Sarfat 1 Raja-raja “Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya. Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.” 1 Raja-raja 17 15-16 Dalam kisah ini diceritakan tentang seorang janda miskin yang hanya punya sedikit makanan saja. Dia hanya punya sisa makanan satu kali makan saja sebelum dia dan anaknya kelaparan. Tapi kehadiran Elia mengubah hidup janda itu. Ucapan Elia membuat sang janda merelakan sisa terakhir dari makanan yang dia punya. Elia sendiri meyakinkan sang janda bahwa akan ada kelimpahan saat dia dengan rela hati memberi apapun yang dia punya saat itu. Dan satu-satunya langkah berani yang dilakukan sang janda adalah dengan memberikan apa yang dia punya kepada Elia. Dari sang janda Sarfat kita belajar bahwa untuk jadi pribadi yang murah hari memang gak mudah. Karena kita akan diperhadapkan dengan tantangan iman. Tapi firman Tuhan sudah menjanjikan kita bahwa mereka yang memberi dengan kerelaan akan memperoleh kelimpahan sesuai dengan takaran yang sudah Tuhan sediakan. Janda Sarfat hanya belajar untuk percaya dan menyerahkan semua yang dia punya dan hasilnya pun luar biasa. 2 Wanita Sunem “Pada suatu hari Elisa pergi ke Sunem. Di sana tinggal seorang perempuan kaya yang mengundang dia makan. Dan seberapa kali ia dalam perjalanan, singgahlah ia ke sana untuk makan. Berkatalah perempuan itu kepada suaminya "Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang yang selalu datang kepada kita itu adalah abdi Allah yang kudus. Baiklah kita membuat sebuah kamar atas yang kecil yang berdinding batu, dan baiklah kita menaruh di sana baginya sebuah tempat tidur, sebuah meja, sebuah kursi dan sebuah kandil, maka apabila ia datang kepada kita, ia boleh masuk ke sana.” 2 Raja-raja 4 8-10 Seorang wanita kaya di Sunem bertemu dengan Elisa dan mengundangnya untuk makan bersama keluarganya. Walaupun Elisa tidak tahu pasti motivasi wanita ini mengundang dia, tapi keramahan mereka selalu dirasakan oleh Elisa. Kalau kita berada di posisi Elisa, kita mungkin tergoda untuk merasa dimanafaatkan. Tapi wanita Sunem ini sangat berbeda. Dia mengajak suaminya dan menawarkan Elisa kamar sendiri dimana dia bisa tinggal saat datang ke kota itu. Dia bahkan menyediakan semua keperluan yang Elisa butuhkan. Kenapa wanita Sunem ini menunjukkan kemurahan hatinya kepada Elisa? Karena dia menganggap Elisa sebagai orang suci Tuhan’ atau hamba Tuhan. Itu artinya dia percaya kepada Tuhan dan ingin menunjukkan kebaikannya kepada orang-orang yang mengasihi Tuhan juga. Wanita Sunem ini mengajarkan kita bahwa sekalipun dia memiliki harta kekayaan, dia memilih untuk membagikan apa yang dia punya untuk bagi orang lain. Intinya, dia ingin menjadi berkat bagi orang-orang yang membutuhkan. Baca Juga 4 Tokoh Alkitab yang Paling Taat Sama Tuhan, Belajar dari Mereka Yuk! BACA HALAMAN SELANJUTNYA ->3 Yusuf dari Arimatea “Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya. Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.” Matius 27 57-60 Yusuf dari Arimatea adalah sosok yang sangat penting dalam peristiwa penyaliban Yesus. Setelah Yesus menghembuskan napas terakhir di kayu salib, Yusuf Arimatea menyediakan kubur khusus untuk Yesus. Dia sendirilah yang menurunkan tubuh Yesus dari atas kayu salib, membersihkan dan membungkus tubuh Yesus dengan kain kafan kemudian membaringkannya di kubur yang sudah dia sediakan. Kubur yang dia sediakan tentu saja gak murah. Karena kubur itu benar-benar dipahat sedemikian indahnya. Selain harga, ketersediaan kubur seperti itu juga tidak banyak. Sebagai salah satu pejabat tinggi di masa itu, Yusuf memang mempunyai banyak uang. Tapi kasihnya kepada Yesus membuatnya tergerak untuk memberikan yang terbaik di detik-detik terakhir Yesus. Dia sama sekali memberikan apa yang dia bisa lakukan dengan murah hati tanpa imbalan apapun. 4 Gereja Makedonia “Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia. Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka. Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus. Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.” 2 Korintus 8 1-5 Gereja di Makedonia sama sekali miskin. Jadi gak heran kalau mereka tidak bisa berbuat apa-apa kalau ada yang meminta pertolongan. Kalimat yang mungkin akan mereka lontarkan adalah, “Kami sebenarnya ingin sekali membantu, tapi kami tidak punya apa-apa.” Baca Juga 6 Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Kepada Tuhan dan Hukuman yang Didapatkan Kita memang akan sangat mudah membantu orang lain waktu kita punya uang atau sesuatu yang dibutuhkan orang lain. Tapi bagaimana dengan memberi bahkan disaat kita gak punya apa-apa? Tapi Gereja Makedonia justru tergerak untuk ambil bagian untuk melayani orang lain sekalipun dalam keadaan tak mampu. Apa yang dilakukan keempat tokoh Alkitab di atas mengingatkan kita bahwa kemurahan hati adalah bentuk dari ketaatan kita kepada Tuhan. Waktu kita berperilaku murah hati, kita menemukan bahwa kesetiaan Tuhan jauh lebih besar atas hidup kita. Jadi, hari ini mari mengambil komitmen untuk bermurah hati kepada orang lain sama seperti Yesus sudah lebih dulu bermurah hati kepada kita. Kamu diberkati dengan artikel-artikel kami? Mari dukung kami untuk terus menghasilkan konten-konten terbaik di website ini dengan menjadi mitra Buat kamu yang tergerak untuk bergabung yuk. DAFTAR DI SINI Sumber Halaman Tampilkan per Halaman Lori Official Writer Sejak lahir, setiap orang diberi nama sebagai identitas dan penanda. Biasanya nama akan diberikan oleh orangtua setelah anak lahir ke dunia. Tapi tahukah kamu jika pemberian nama ini sudah ada sejak dulu. Di zaman Alkitab, seseorang seringnya diberi nama sesuai dengan watak atau karakternya. Misalnya nama Raja Daud yang berarti Terkasih’. Dalam kehidupannya Daud memang dikenal sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan. Tapi seiring berjalannya waktu, seseorang bisa saja berganti nama. Pergantian nama ini bisa terjadi karena berbagai faktor, bisa karena pilihan sendiri atau karena kondisi tertentu. Alkitab sendiri mencatat beberapa nama yang pernah berubah nama. Tapi uniknya nama asli mereka diubah langsung oleh Tuhan sendiri. Berikut 5 tokoh Alkitab yang namanya diubah oleh Tuhan 1. Abram menjadi Abraham Tuhan memanggil Abram keluar dari kampung halamannya Haran, yang sudah dipenuhi dengan penyembahan berhala. Kala itum, Abram sudah memiliki hampir semua yang dia inginkan dalam hidup, kecuali punya anak. Istrinya Sarai mandul. Tapi Tuhan sendiri justru memilih Abram setelah dia beranjak tua dan pergi ke tanah yang Tuhan janjikan. “Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.” Kejadian 12 4 Tuhan melihat ketaatan hati Abram. Sejak itulah Tuhan berjanji akan selalu menyertainya. Saat itu pula Tuhan mengubah nama Abram menjadi Abraham. “Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.” Kejadian 17 5 Tuhan mengubah nama Abram yang artinya Bapa yang ditinggikan’ menjadi Abraham yang berarti Bapa dari banyak bangsa’. Tuhan mengubah namanya karena perubahan peran yang Tuhan berikan atas hidupnya. 2. Sarai menjadi Sara Istri Abraham, Sarai, juga berubah nama. Sama seperti suaminya, Tuhan mengubah nama Sarai menjadi Sara. “Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara, itulah namanya.” Kejadian 17 15 Sarai sendiri memiliki arti putriku’, dimana kehormatannya hanya terbatas dalam keluarga saja. Karena itulah Tuhan mengubah namanya menjadi Sara yang artinya seorang putri’ dari banyak bangsa. Baca Juga FaktaAlkitab - NAMA-NAMA ALLAH YANG SEBENARNYA 3. Saulus menjadi Paulus Kisah pertobatan yang paling menginspirasi dalam Alkitab adalah kisah tentang Saulus. Kala itu, Saulus baru saja menerima surat dari para pemimpin agama Yahudi untuk melakukan perjalanan dan mensterilisasi gereja dari kaum Yudea. Saulus diberi wewenang untuk memukul, memenjarakan dan melempari orang percaya sampai mati. Stefanus sendiri adalah salah satu martir yang dilempari batu sampai mati. Tapi saat dalam perjalanannya ke Damaskus, Yesus justru menampakkan diri. Seketika itulah matanya menjadi buta. Dalam prosesnya, Tuhan memulihkan penglihatan Saulus dengan mujizat. BACA HALAMAN BERIKUTNYA ->Sejak itulah dia mulai menaruh iman percaya kepada Yesus. Dia terus menggali firman Tuhan dan takjub dengan segala pekerjaan yang dilakukan Yesus. Diapun ditugaskan menjadi seorang rasul. Dalam perjalanan penginjilan itulah nama Saulus diubah menjadi Paulus. Jika nama Saulus sebelumnya berarti penghancur’ maka nama Paulus memiliki arti orang yang kecil’. Dia adalah seorang pria yang dulunya sangat disegani dan ditakuti menjadi pria yang menganggap dirinya bukan siapa-siapa karena Kristus. 4. Simon menjadi Petrus Yesus mengubah nama Simon menjadi Petrus atau Kefas yang artinya batu karang. Tuhan mengubah nama tersebut sebagai representasi apa yang dia lakukan untuk gereja. “Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas artinya Petrus.” Yohanes 1 42 Saat itu Petrus tidak tahu peran yang Tuhan berikan kepadanya. Dia hanya taat mengikuti panggilan yang Tuhan sampaikan. Hingga akhirnya, dia membangun gereja Tuhan dan memperluas pelayanan pengabaran injil ke bangsa-bangsa. “Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Matius 16 18-19 Baca Juga Mengalami Kebebasan di Balik Nama Baru 5. Yakub menjadi Israel Kelahiran Yakub hanya beberapa detik setelah kembarannya Esau. Bati yang namanya berarti memegang tumit’ itu lahir dengan memegang kaki saudaranya. Bahkan saat tumbuh dewasa, karakter Yakub ini semakin kelihatan. Dia berusaha mendapatkan hak kesulungan dari kakaknya Esau. Bertahun-tahun kemudian, Yakub dan Esau menghadapi konflik dan memaksanya untuk kabur. Kejadian 32 mengisahkan ketegangan hubungan yang dialami oleh saudara kembar ini. Dalam pengungsiannya, Tuhan datang menghampiri Yakub. Lalu dia mulai bergulat dengan Tuhan sampai pinggul Yakub robek. Dia memaksa Tuhan untuk memberkatinya. “Lalu kata orang itu "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku." Bertanyalah orang itu kepadanya "Siapakah namamu?" Sahutnya "Yakub." Lalu kata orang itu “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”” Kejadian 32 26-28 Nama Baru Bagi Orang Kristen Orang Kristen percaya bahwa saat mereka memasuki kerajaan kekal, Tuhan akan memberi mereka nama baru. Mungkin sama seperti Abraham, Sara, Paulus, Petrus dan Yakub, nama kita akan mencerminkan peran kita dalam kerajaan Allah maupun karakter dan kepribadian kita. Tuhan memanggil seseorang dengan nama tertentu karena nama itu adalah cerminan dari apa yang mereka lakukan. Seperti halnya Yesaya yang namanya berarti keselamatan dari Tuhan’ atau Yehezkiel yang artinya Tuhan akan menguatkan’. Bahkan nama Yesus sendiri memiliki arti yang diurapi Allah’. Tuhan mengenali kita dengan nama, bahkan sebelum kita dilahirkan. Tuhan tahu apa yang Dia ingin lakukan atas hidup kita, sekalipun kita tidak tahu apa-apa. Sumber Halaman Tampilkan per Halaman - Lucifer yang berarti Pembawa Cahaya dari kata lux, lucis yang artinya cahaya dan ferre artinya membawa adalah sebuah nama untuk Bintang Fajar. Kita mengenal ada tujuh pokok dosa. Salah satu di antaranya adalah kesombongan. Lucifer dalam alkitab digambarkan menjadi iblis yang mewakili dosa kesombongan ini. Hal ini ditentukan karena Lucifer memang dikenal dengan kesombongannya. Sebelum membaca ayat Alkitab tentang kejatuhan Lucifer, kita perlu mengenal terlebih dahulu siapa itu Lucifer. Sebelum Bumi dan segala isinya dijadikan, Allah terlebih dahulu menciptakan para malaikat. Malaikat diciptakan Allah untuk melakukan penyembahan yang benar menurut Alkitab bagi Allah. Malaikat membantu Allah untuk membuat manusia mengerti akan janji keselamatan dalam Alkitab yang Allah kerjakan bagi manusia. Meskipun begitu, Allah masih memberikan kehendak bebas kepada malaikat sama seperti bagaimana Ia memberikannya pada kita, para manusia. Allah tidak mau memaksa siapapun untuk melayani-Nya. Ia membutuhkan pelayanan dengan hati yang tulus, bukan sekedar sebagai kewajiban. Di antara para malaikat yang diciptakan, ada seorang malaikat bernama Lucifer. Nama Lucifer ini tidak ada tertulis dalam Alkitab terjemahan LAI Lembaga Alkitab Indonesia. Namun, nama Lucifer tersebut sekali dalam Alkitab terjemahan KJV King James Version. Nama Lucifer dalam KJV diterjemahkan sebagai Bintang Timur pada Alkitab terjemahan LAI. Lucifer dikisahkan sebagai malaikat yang berhikmat. Ia bahkan dianggap sebagai malaikat dengan status tertinggi. Ilustrasi Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Foto UnsplashSelain memuat perintah dan janji Allah, Alkitab juga membahas kisah beberapa tokoh penting. Tokoh-tokoh tersebut biasanya dikenal karena kesetiaan, ketaatan, dan pengabdiannya terhadap Tuhan Yesus di samping itu, ada juga tokoh Alkitab yang mengecewakan Tuhan Yesus dengan melanggar perintah-Nya. Mereka mengabaikan ajaran Tuhan dan melakukan dosa, sehingga mendapatkan siapa saja tokoh Alkitab yang tidak taat? Mari simak ulasannya melalui artikel di bawah Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Foto UnsplashTokoh Alkitab yang Tidak TaatAlkitab mencatat bahwa Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang menginjakkan kaki di bumi. Mengutip buku 100 Cerita Alkitab untuk Anak-Anak tulisan Igrea Siswanto 2021, Adam dan Hawa diciptakan pada hari keenam. Mereka diberikan kuasa atas semua ciptaan dan Hawa tinggal di taman yang paling indah, yakni Taman Eden. Mereka diperbolehkan melakukan segala sesuatu di taman tersebut, kecuali memakan buah yang memberikan pengetahuan baik dan jahat. Apabila melanggar, Adam dan Hawa akan ular berhasil membuat Hawa memakan buah terlarang itu. Kemudian, ia juga membujuk Adam untuk memakan buah tersebut. Setelah melanggar perintah Allah, keduanya mendapatkan hukuman dari Tuhan. Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden. Lalu, Allah juga menghukum ular dengan membuatnya berjalan merangkak dengan adalah tokoh Alkitab yang diutus oleh Tuhan untuk memberitakan injil di Kota Niniwe. Namun, ia melanggar perintah Tuhan dengan kabur ke Tarsis. Dalam perjalanan ke Tarsis, terjadi badai besar sehingga Yunus dilemparkan ke dalam laut, ia ditelan oleh sebuah ikan besar. Yunus pun berdoa kepada Tuhan, ia meminta ampun dan pertolongan kepada Tuhan Yesus. Setelah tiga hari mendekam di perut ikan, ikan tersebut memuntahkan Yunus ke akhirnya bertobat, ia pergi ke Niniwe dan memberitakan injil di sana. Dia menetap di kota tersebut hingga penduduk Niniwe bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Foto UnsplashMengutip buku Pada Mulanya yang ditulis oleh Tinie De Vries, dkk., Saul merupakan putra seorang petani kaya yang diurapi sebagai raja. Ia menjadi raja pertama kaum Israel. Namun, Saul ditolak Tuhan karena ia tidak tidak sabar menunggu Nabi Samuel mempersembahkan korban kepada Tuhan ketika orang Filistin menyerang dirinya dan bangsa Israel. Selain itu, ia juga tidak menumpas orang-orang dan hewan-hewan milik rakyat Amalek sesuai perintah Musa mungkin sudah tidak asing lagi bagi umat Nasrani. Tokoh Alkitab ini merupakan nabi yang dipakai Tuhan untuk menyelamatkan bangsa Israel dari perbudakan Mesir. Musa diberikan amanat untuk memimpin bangsa Israel ke Tanah demikian, Tuhan tidak mengizinkan Musa masuk ke Tanah Perjanjian tersebut. Sebab, ia telah melanggar perintah Tuhan. Kala itu, Tuhan memerintahkan Musa untuk memberikan minum kepada orang Israel dengan berkata pada bukit batu agar airnya Musa malah memukul batu itu dengan tongkatnya. Pelanggaran yang dilakukan Musa membuat Tuhan marah, sehingga ia tidak diizinkan menikmati kelimpahan di Tanah Tokoh Alkitab yang Tidak Taat Kepada Tuhan Yesus? Apakah Musa Sampai ke Tanah Perjanjian?Mengapa Musa Dihukum Tuhan?

5 tokoh alkitab yang sombong