Berdasarkandari hadist dan sabda Rasulullah SAW, tata cara sujud syukur bisa dilakukan dengan tahapan berikut ini: Sujud syukur dilakukan sebanyak 1 kali, dilakukan segera ketika memperoleh nikmat atau terhindar dari bahaya; Sujud syukur dilaksanakan dalam keadaan suci dari hadas dan najis dan menutup aurat; Berdiri menghadap kiblat Sujudsyukur merupakan bukti bahwa seseorang bersyukur atau berterima kasih kepada allah SWT. Mengingat nikmat allah SWT yang diberikan kepada hambanya sangat banyak dan tidak dapat dihitung. Dasar hukum sujud syukur; Pelaksanaan sujud syukur atas nikmat allah SWT merupakan syari'at Islam yang sah dan tidak ada perselisian di antara ulama. Dasar hukum pelaksanaan sujud syukur terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadist. DefinisiSujud Syukur Sujud bererti merendah dan menghambakan diri kepada Allah. Ia merupakan perbuatan yang sangat dicintai Allah SWT, bahkan sujud menjadi bukti kita mengakui keagungan dan kebesaran Allah SWT. Sponsor Syukur pula membawa maksud menghargai atau berterima kasih kepada sesuatu pemberian. Secaraumum, sujud sukur dilakukan di luar salat. Selain itu, Dengansujud syukur, maka hati serta pikiran kita akan menyadari betapa besar nikmat yang dianugerahkan Allah. Sujud syukur memperlihatkan bukti bahwa kita benar-benar orang yang berterima kasih pada Allah. Rasulullah telah memberikan teladan dan contoh tentang bagaimana menyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah kepadanya. Sujudyang dilakukan sebagai ungkapan rasa berterima kasih atas nikmat atau anugerah yang Allah berikan kepadanya. Memang sujud syukur merupakan sujud yang dilakukan di luar salat. Artinya, sujud syukur boleh dilakukan kapanpun, di manapun berada asal jangan di dalam toilet saja atau kamar mandi, dalam keadaan berwudhu atau tidak, menghadap . - Sujud syukur adalah sujud untuk menunjukkan rasa syukur yang dilakukan saat hati dan pikiran menyadari betapa besarnya nikmat yang dikaruniakan Allah SWT. Dikutip laman Cendikia Kemenag, sujud syukur juga dapat dilakukan saat terhindar dari kecelakaan atau bahaya dapat pula melakukannya ketika mengetahui hidupnya lebih beruntung saat mengalami penderitaan dibanding orang lain yang justru mendapat kemalangan melebihi yang sedang pendapat mayoritas ulama, hukum sujud syukur adalah sunah muakad sunah yang dianjurkan dikerjakan, yang artinya jika dilakukan akan mendapat pahala, namun jika tidak dilakukan, maka tidak akan mendapat pahala/kebaikan atau tidak berdosa jika Sujud Syukur Berikut ini bacaan sujud syukur yang bisa dilafalkan ุณูŽุฌูŽุฏูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ููŠูŽ ู„ูู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽู‡ู ูˆูŽุตูŽูˆู‘ูŽุฑูŽู‡ู ูˆูŽุดูŽู‚ู‘ูŽ ุณูŽู…ู’ุนูŽู‡ู ูˆูŽุจูŽุตูŽุฑูŽู‡ู ุจูุญูŽูˆู’ู„ูู‡ู ูˆูŽู‚ููˆู‘ูŽุชูู‡ู ููŽุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ู ุงู„ุฎูŽุงู„ูู‚ููŠู’ู†ูŽ Bacaan latinnya "Sajada wajhiya lilladzi khalaqohu wa showwarohu wa syaqqa sam'ahu wa bashorohu bihaulihi wa quwwatihi fatabaarokallahu ahsanul khaliqiin" Artinya "Wajahku bersujud kepada penciptanya, yang membentuknya, yang membentuk pendengaran dan penglihatannya. Maha suci Allah, sebaik-baik pencipta". Saat melakukan sujud syukur, seorang muslim disyariatkan untuk bebas dari hadas dan najis atau harus dalam kondisi suci. Selain itu, ketika bersujud, juga harus menutup aurat dan menghadap kiblat. Tata Cara Sujud Syukur Sujud syukur dilakukan dengan meletakkan semua anggota badan yang bersujud, yang terdiri dari dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung jari kaki di lantai. Sujud syukur dilakukan seperti ketika bersujud dalam salat. Bedanya, sujud syukur hanya dilakukan sekali sujud dan dapat diakukan sewaktu-waktu atau secara cara melakukan sujud syukur adalah sebagai berikut seperti dilansir laman NU Online Mulai dengan posisi berdiri Takbiratul ihram, mengucapkan takbir Turun sujud Membaca doa sujud syukur Bangun dari sujud dan diam sejenak Melakukan salam Dalil Sujud Syukur Dalil tentang sujud syukur adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmizi. Rasulullah SAW bersabda;"Dari Abu Bakrah, sesungguhnya apabila datang kepada Nabi sesuatu yang menggembirakan atau kabar suka, beliau langsung sujud bersyukur kepada Allah" HR. Abu Dawud dan at-TirmiziDalam riwayat lain, dari Abdurrahman bin Auf ra., ia berkata Rasulullah SAW pernah bersujud dan sujudnya lama, kemudian beliau mengangkat kepalanya, lalu bersabda "Sesungguhnya Malaikat Jibril telah datang kepadaku membawa kabar, dan kabar itu menggembirakan hatiku, karena itu aku sujud sebagai tanda syukur kepada Allah.โ€ HR. Ahmad.Baca juga Sujud Tilawah Pengertian, Hukum dan Tata Caranya Macam-Macam Sujud, Bacaan & Tata Cara Sujud Syukur, Sahwi, Tilawah Bacaan Sujud Sahwi Serta Tata Cara Praktiknya - Pendidikan Penulis Dhita KoesnoEditor Addi M Idhom JAKARTA โ€“ Para pemain Muslim yang bertanding di Piala Dunia 2022 rata-rata melakukan selebrasi sujud syukur saat meraih kemenangan. Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan umat Islam ketika mendapatkan nikmat atau terhindar dari marabahaya. Hal itu sunnah dilakukan karena Rasulullah SAW dan para sahabatnya juga melakukan sujud syukur pada situasi-situasi tertentu. Lalu kapan kita bisa melakukan sujud syukur? Pendakwah dan influencer media sosial, Habib Husein Jaโ€™far Al Hadar menjelaskan, dalam beberapa riwayat Rasulullah SAW juga melakukan sujud syukur ketika mendapat kabar gembira. Karena itu, menurut dia, para ulama menyimpulkan bahwa sujud syukur itu berpahala. Menurut dia, sujud syukur tersebut bisa dilakukan dalam tiga hal. โ€œPertama, kalau kita mendapatkan nikmat, tentu nikmat-nikmat yang diperkenankan dalam agama. Jangan Anda menang judi lalu sujud syukur. Kalau menang judi itu bukan sujud syukur, Anda harus langsung sholat tobat atau mandi tobat Anda,โ€ ujar Habib Jaโ€™far dikutip dari kanal Youtube miliknya, Jeda Nulis, Selasa 13/12/2022. Kedua, lanjut dia, sujud syukur itu juga bisa dilakukan ketika terhindar dari marabahaya, baik itu kecelakaan atau bahaya-bahaya lainnya. Misalnya, ketika terhindar dari digigit ular dan lain sebagainya. โ€œKetiga adalah ketika kita bisa menghindari maksiat di tengah orang-orang yang sedang melakukan kemaksiatan, maka kita juga disunnahkan bersyukur dalam bentuk melakukan sujud syukur itu,โ€ kata sarjana filsafat Islam ini. Lalu apakah sujud syukurnya itu dilakukan terang-terangan atau sembunyi-sembunyi? Menurut Habib Jaโ€™far, masalah ini dibahas dalam sebuah kitab berjudul Al Mausu'ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, yang penjelasannya merujuk pada pendapat para ulama Syafiiyah. Dijelaskan bahwa sujud syukur tersebut bisa dilakukan secara terangan-terangan dan juga sembunyi-sembunyi. Baca juga Hidayah adalah Misteri, Dunia Clubbing Pintu Masuk Mualaf Ameena Bersyahadat โ€œSebaiknya dilakukan terang-terangan kalau nikmat yang kamu dapatkan atau bahaya yang kamu terbebas darinya, itu sifatnya umum, bukan hanya dirasakan oleh kamu. Maka kamu sujud syukur itu sebagai bentuk dakwah kepada orang lain untuk ngajak ayo kita bersyukur, dan kalau bisa dengan bersujud,โ€ jelas dia. โ€œDan itu juga artinya sujud syukurnya kita tidak membuat orang lain sedih, karena orang lain juga mendapatkan nikmat yang sama atau terhindar dari bahaya yang sama. Maka gak apa-apa itu terbuka saja sujud syukurnya,โ€ kata dia. Namun, jika memperoleh nikmatnya atau terhindar dari bahayanya itu hanya seorang diri, maka sebaiknya sujud syukurnya dilakukan secara sembunyi-sembunyi, sehingga tidak menyinggung orang lain dan tidak membuat orang lain iri dan lain sebagainya. โ€œJadi kesimpulannya sujud syukur terang-terangan kalau ada nilai positifnya, baik untuk dakwah atau pun lainnya. Dan sujud syukur sembunyi-sembunyi itu, kalau dengan tidak sembunyi-sembunyi kontraproduktif bagi dakwah kita, atau akan membuat keburukan bagi orang yang ada di sekitar kita,โ€ tutupnya. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini Sujud syukur adalah sujud untuk mengucapkan syukur pada Allah SWT dan berterima kasih kepada-Nya atas segala karunia yang diberikan. Sujud dalam agama Islam merupakan suatu gerakan yang istimewa. Banyak dalil yang menerangkan tentang keutamaan sujud. Dalam salah satu hadits disebutkan bahwa waktu paling dekat seorang hamba dengan Rabbnya adalah saat sujud. Pada saat sujud juga doa kita akan didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT. Sujud sendiri diartikan dengan perbuatan menempatkan hidung, dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki secara bersamaan di lantai dengan tujuan tertentu karena Allah SWT pada waktu dan saat tertentu. Sujud memang sangat indah. Kita berbisik ke bumi namun terdengar oleh langit. Maka dari itu dalam Islam terdapat bermacam jenis sujud, salah satunya sujud syukur. Saat diberi kenikmatan, sebagai seorang muslim biasanya kita hanya mengucapkan lafal hamdalah. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud terima kasih kita pada Allah SWT. Selain itu, dengan bersyukur Allah akan menambahkan nikmat-Nya pada kita. Sebagai bentuk syukur kita juga bisa melakukan sujud syukur. Sujud syukur tidak seperti sujud pada umumnya. Ia memiliki tata cara dan bacaan doa yang berbeda dari sujud dalam sholat wajib. Sebagai seorang muslim, tak ada salahnya kita mengetahui tata cara sujud syukur serta melakukannya dengan benar susai sunnah. Pengertian sujud syukur. foto Instagram/aisbatavia Sujud syukur adalah sujud untuk mengucapkan syukur pada Allah SWT dan berterima kasih kepada-Nya karena diberikan kenikmatan, keberhasilan, dan menerima sesuatu yang menggembirakan hati. Atau juga dilakukan saat seseorang selamat atau lepas dari suatu musibah. Contohnya seperti saat sembuh dari penyakit yang telah lama diderita, dan selamat dari kecelakaan dan bencana alam. Dalil sujud syukur. "Dari Abi Bakrah bahwasanya Nabi Muhammad SAW apabila mendatangi dia sesuatu yang disukainya lantas ia turun sujud sujud syukur karena Allah". Hukum sujud syukur. Sujud syukur dalam Islam hukumnya adalah sunnah. Rasulullah SAW sendiri juga mengerjakan sujud syukut ketika menerima sesuatu yang menggembirakan. Hal ini disebutkan dalam hadits shahih "Dari Abu Bakar, ia berkata, 'Apabila Nabi Muhammad SAW menerima berita yang menggembirakannya, biasanya beliau terus bersujud kepada Allah SWT." HR. Abu Dawud Dalam hadits lain, dari Abdurrahman bin Auf, ia berkata "Suatu hari, Rasulullah keluar dari kediamannya. Tiba-tiba, beliau terperangah lalu masuk kembali ke dalam, kemudian beliau menghadap kiblat dan bersujud syukur lama sekali, lalu beliau mengangkat kepalanya dan berkata, Jibril datang kepadaku mengatakan bahwa Allah berkata kepadamu, "Barang siapa membaca shalawat dan salam kepadamu maka Aku mengucapkan shalawat dan salam kepadanya,โ€™ aku bersujud mensyukuri itu." HR. Ahmad dan Hakim Tidak hanya saat mendapat sesuatu yang menggembirakan, Rasulullah SAW juga melakukan sujud syukur saat menerima kabar yang menyenangkan. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi "Dari Al-Baraa', ia berkata, 'Nabi SAW pernah mengutus Khalid bin Walid kepada penduduk Yaman untuk menyeru mereka kepada agama Islam, tetapi mereka belum mau masuk Islam. Nabi kemudian mengutus Ali dan memerintahkannya supaya menyusul Khalid. Ali kemudian menulis surat kepada Rasulullah bahwa orang-orang di sana sudah masuk Islam. Maka, setelah membaca surat itu, Rasulullah SAW melakukan sujud syukur'." Syarat sujud syukur. Kita tidak boleh sembarangan dalam melakukan sujud syukur karena hal ini adalah ibadah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Menurut penjelasan dari lembaga Fatwa Dar al-Ifta' Mesir terdapat perbedaan pendapat dari para ulama terkait dengan syarat sujud syukur. Menurut Madzhab Maliki, Ibnu Taimiyah, Asy-Syaukani, Ash-shan'ani, dan Ibn Al- Qayyim, sujud syukur tidak disyarakatkan dalam keadaan suci dan menutup aurat sebagaimana syarat bersujud dalam sholat. Para ulama ini beralasan, banyak sahabat Rasulullah SAW yang melakukan sujud syukur tanpa harus berwudhu sebelumnya, sementara Rasul menyaksikannya dan tak mengoreksi sedikit pun. Sedangkan menurut Imam Muhammad dan Abu Yusuf dari Madzhab Hanafi, Imam Ahmad, dan Imam Syaf'i, sujud syukur disyaratkan harus dalam keadaan suci dari hadits besar dan kecil serta menutup aurat seperti sujud dalam sholat. Para ulama ini merujuk pada hadits riwayat Muslim, bahwa tidak diterima sholat seseorang kecuali dalam keadaan suci dari hadats. Syujud syukur disamakan layaknya sholat wajib, wajib bersuci terlebih dahulu. Bacaan sujud syukur. Niat sujud syukur. Nawaitu sujudas syukri Lillahi Ta'aalaa Artinya "Saya niat sujud syukur karena Allah Ta'aalaa." Do'a sujud syukur. foto Instagram/komunitasnekadhijrah Ketika bersujud kita diharuskan membaca doa sujud syukur. Berikut doa sujud syukur yang penulis lansir dari berbagai sumber. - Membaca kalimat tasbih, tahmid dan tahlil. Subhaanallah walhamdulillaah walaa ilaaha illallooh walloohuakbar, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim Artinya "Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi, Maha Agung." - Membaca doa sujud syukur. Sajada wajhi lilladzi khalaqahu, wa syaqqa samโ€™ahu wa basharahu, bihawlihi wa quwwatihi, fatabarakallahu ahsanul khaliqin Artinya "Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta." - Membaca Surat An-Naml ayat 19. Robbi auzi'nii an asykuro ni'matakallatii an'amta 'alayya wa'laa waalidayya wa-an a'mala shoolihan thardoohu wa adkhilnii birohmatika fii 'ibadikash shoolihiin Artinya "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih." Tata cara singkat sujud syukur. 1. Menyucikan diri dari hadats kecil dan besar atau berwudhu 2. Berdiri menghadap arah kiblat 3. Membaca niat sujud syukur 4. Melakukan takbiratul ihram 5. Melakukan gerakan sujud satu kali 6. Membaca doa sujud syukur saat dalam posisi sujud 7. Duduk seperti duduk di antara dua sujud 8. Mengucapkan salam dengan menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri seperti saat selesai sholat Manfaat sujud syukur. 1. Menambah nikmat Allah SWT karena orang yang bersyukur akan ditambahkan nikmatnya seperti dalam QS. Ibrahim ayat 7 2. Disediakannya tempat yang istimewa di akhirat bagi manusia yang pandai bersukur 3. Terhindar dari sifat sombong dan melatih rasa rendah hati 4. Membuat kita selalu ingat pada Allah SWT, semua karunia hanya datang dari-Nya Oleh Hameda Rachma - Simak pengertian, sebab, syarat, rukun dan hikmah sujud syukur di dalam artikel ini. Manusia diberi kesempatan untuk hidup di dunia oleh Allah SWT. Selain itu, manusia juga selalu merasakan nikmat yang dianugerahkan. Sehingga, manusia wajib untuk bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan. Salah satu bukti syukur manusia kepada Allah SWT adalah melakukan sujud kepada-Nya. Baca juga Apa Itu Sujud Sahwi? Berikut Tata Cara dan Doa yang Dibaca dalam Sujud Sahwi Sujud adalah sarana agar manusia melepaskan diri dari kesombongan dengan menyadari bahwa manusia diciptakan dari tanah dan akan kembali lagi ke tanah. Terdapat berbagai macam sujud, satu di antaranya yaitu sujud syukur. Lalu apa itu sujud syukur? Baca juga Apa Itu Sujud Tilawah? Berikut Tata Cara Melakukan Sujud Tilawah saat Mendengar Bacaan Ayat Sajdah Baca juga Tata Cara Tayamum Lengkap dengan Niat, Rukun dan Manfaatnya Dikutip dari buku Siswa Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII, berikut pengertian, sebab, syarat, rukun dan hikmah sujud syukur Pengertian Sujud Syukur Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan karena mendapat nikmat atau karena terhindar dari bahaya atau musibah. Lalu, apa saja sebab-sebab sujud syukur? Sebab-sebab Sujud Syukur Hal-hal yang menyebabkan seseorang disunahkan melakukan sujud syukur Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan oleh seseorang ketika mendapatkan nikmat, kegembiraan, atau ketika selamat dari SYUKUR menjadi fenomena tersendiri di kalangan pesepakbola Muslim. Para pemain Timnas atau Liga Indonesia sering melakukannya setelah mencetak gol ke gawang lawan. Para pemain Muslim di Liga Inggris atau Liga Eropa lainnya juga sering melakukannya. Dalam konteks dakwah, sujud syukur juga bagian dari syi'ar Islam. Sujud syukur adalah salah satu pertanda seorang Muslim. Syuku sendiri merupakan salah satu kehebatan seorang Muslim. Sujud syukur adalah ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas nikmat atau kegembiran yang diperoleh. Sujud Syukur juga sunah dilakukan setelah seorang Muslim terlepas dari bahaya atau musibah. Hukum Sujud Syukur Jumhur ulama sependapat ikhwal sunatnya mengerjakan Sujud Syukur. Dalil disyariโ€™atkannya sujud syukur adalah hadits shahih berikut ุฃูŽุจูู‰ ุจูŽูƒู’ุฑูŽุฉูŽ ุนูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฌูŽุงุกูŽู‡ู ุฃูŽู…ู’ุฑู ุณูุฑููˆุฑู ุฃูŽูˆู’ ุจูุดู‘ูุฑูŽ ุจูู‡ู ุฎูŽุฑู‘ูŽ ุณูŽุงุฌูุฏู‹ุง ุดูŽุงูƒูุฑู‹ุง Abu Bakroh, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, yaitu ketika beliau mendapati hal yang menggembirakan atau dikabarkan berita gembira, beliau tersungkur untuk sujud pada Allah Taโ€™ala. HR. Abu Daud. Tata Cara Sujud Syukur Sujud syukur tidak disyaratkan menghadap kiblat, juga tidak disyaratkan dalam keadaan suci, karena sujud syukur bukanlah shalat. Namun, jika dilakukan dalam keadaan berwudhu' sangat baik atau lebih baik dan disunnahkan, tapi bukan syarat. Dalam kitab Fat-hul 'Allam disebutkan, Syaukani berkata "Dalam sujud Syukur tidak terdapat sebuah hadits pun yang menjelaskan bahwa untuk melakukannya itu disyaratkan berwudhu, suci pakaian dan tempat." Dalam Fiqh Sunnah disebutkan, sujud syukur disunnahkan dalam dua kondisi 1. Ketika adanya anugerah, karunia, nikmat, rezeki, kebahagiaan, termasuk mendapat hidayah, masuk Islam, atau umat Islam mendapat pertolongan. 2. Ketika tercegah atau terhindarnya musibah seperti selamat dari kecelakaan atau selamat dari bahaya atau musibah. Diriwayatkan dari Abu Bakrah, Nabi Saw. apabila mendapatkan sesuatu yang disenangi atau diberi kabar gembira, segeralah tunduk bersujud sebagai tanda syukur kepada Allah Swt. Baihaqi meriwayatkan dengan sanad menurut syarat Bukhari "Bahwa Ali . ketika menulis surat kepada Nabi saw. untuk memberitahukan masuk Islamnya Suku Hamdzan, beliau pun sujud dan setelah mengangkat kepalanya terus bersabda 'Selamat sejahtera atas Suku Hamdzan! Selamat sejahtera atas Suku Hamdzan'!" Dari Abdurrahman bin 'Auf "Bahwa Rasulullah saw. pada suatu hari keluar dan saya mengikutinya sampai kami tiba di Nakhl. Beliau lalu sujud dan lama sekali sujudnya itu hingga saya takut kalau-kalau Allah akan mendatangkan ajalnya di sana. Saya lalu datang mendapatkannya, tiba-tiba beliau mengankat kepala dan bertanya 'Mengapa wahai Abdurrahman?' Saya menceritakan perasaan saya tadi, maka beliau pun bersabda'Sesungguhnya Jibril datang kepadaku tadi dan berkata Sukakah Anda kuberi kabar gembira ? Sesungguhnya Allah berfirman kepada Anda Barang siapa membacakan shalawat padamu, maka Aku akan memberinya rahmat . Dan berang siapa membacakan salam kepadamu, maka Aku akan memberinya keselamatan. Oleh karena itu saya sujud sebagai tanda syukur kepada Allah Ta'ala. Demikian Hukum dan Tata Cara Sujud Syukur. Wallahu a'lam bish-shawabi. Sumber Shaih Bukhari, Shahih Muslim, Fikih Sunnah 2 Sayyid Saabiq, Penerbit Bandung.

sujud syukur dilakukan sebagai bukti